Tahukah anda, tak sedikit peternak burung murai batu yang masih gagal untuk membuat burungnya bertelur. Kegagalan ini 70% jauh lebih banyak didominasi oleh para pemula yang belum punya pengalaman. Hal ini sangat disayangkan bagi anda yang memiliki hobi memelihara burung murai batu. Karena jika anda mengetahui trik-trik dalam suksesnya peternakan murai batu ini pasti akan mendatangkan hasil yang menggiurkan, karena harga anakan burung murai batu ini semakin hari semakin mahal.

Inilah yang menjadi penyebab kegagalan para peternak burung murai batu. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :
- Telur infertil / tidak ada janin
Ini dikarenakan burung murai batu betina tidak melakukan perkawinan karena murai batu jantannya tidak birahi. -
Daya tetas rendah
Ini dikarenakan pengaruh cuaca yang cukup panas sedangkan kelembaban yang kurang mendukung. -
Usia indukan yang sangat muda baik jantan dan betina.
Sebaiknya untuk menghasilkan agar murai batu dapat bertelur pilihlah murai batu yang cukup umur. Salah satu ciri indukan yang sudah mampu bertelur yaitu bulunya sudah mulus pada si jantan. Kalau betina ditandai dengan seringnya ia berkicau. Adapun usia minimal murai batu jantan dan betina adalah 10 bulan dan usia produktifnya maksimal 5 tahun.
-
Kesehatan dan kebersihan
Dalam memelihara murai batu hendaklah anda memperhatikan kesehatan dan kebersihan murai batu. Berikanlah murai batu multivitamin dan elektrolit secara rutin. Multivitamin dan elektrolit juga bisa dicampur ke kroto dan diberikan langsung ke burung. -
Akibat udara yang dingin
Murai batu adalah jenis burung yang tidak tahan dengan udara dingin. Maka sebaiknya dalam memelihara burung murai batu disesuaikan dengan daerah atau wilayahnya. -
Situasi kandang yang buruk
Menjadi hal yang harus diperhatikan yaitu terletak pada lantai kandang, usahakanlah agar ia tetap kering, dan kandang terkena cahaya matahari. Dan hendaknya setiap hari kandang disemprot dengan desinfektan, agar kuman-kuman tak berkembang-biak.
-
Makan dan minum yang kurang bergizi
Sebaiknya hentikan memberikan pakan yang langsung jadi seperti voor, karena ini mengandung kadar protein yang rendah. Untuk mendapatkan gizi yang baik sebaiknya anda memberikan kroto, karena ini adalah pakan yang sangat cocok untuk dikonsumsi murai batu, selain itu jangkrik kecil dan ulat kandang. Apabila burung mengalami fase tidak nafsu makan berikanlah obat penambah nafsu makan yang mengandung antibiotik.
Itulah yang menjadi faktor mengapa burung murai batu sukar bertelur, setelah mengetahui penyebabnya anda bisa merevisi kembali cara mengatur hidup burung murai batu peliharaan anda.
Oleh : Ade Sundari
Sumber gambar & referensi : www.jualmuraibatu.wordpress.com
http://kicauan.files.wordpress.com., http://merawat-burung.blogspot.com